Transistor berfungsi sebagai
penguat,diantaranya penguat tegangan,penguat arus,penguat sinyal,penguat
frekuensi atau sebagai saklar otomatis.Transistor berdasarkan polarias ada dua
jenis yaitu Transistor NPN dan PNP.
Transistor
PNP kodenya A atau B.
Transistor NPN kodenya C atau D.
Untuk kode diatas yaitu A,B,C atau D bisa jadi patokan untuk mengetahui
jenis PNP atau NPN.
Tetapi untuk kode yang lain misaınya : 41,TIP dan lainnya.Untuk
mengetahui jenis PNP atau NPN,maka transistor tsb harus anda ukur.
Dengan cara mengukur,anda bisa menentukan jenis PNP atau NPN.
Kaki Transistor ada 3 yaitu Basis,Colektor dan Emitor.Letaknya tidak
pasti,misalnya Basis ada yang di tepi kanan, ada yang di tengah dan ada yang di
tepi kiri.Oleh karena itü lebih baik anda ukur saja.
Contoh Berbagai Macam Transistor :
Fungsi Pin Out Transistor :
Basis Berfungsi sebagai input
Emitor Bisa difungsikan untuk output Bisa juga di fungsikan untuk ground Jadi tergantung digunakan untuk rangkaian apa dulu
Colektor Untuk supply tegangan,suatu rangkaian dapat bekerja karena ada tegangan.Transistor adalah komponen aktif,jika Colektor ada tegangan maka transistor dapat bekerja,kalau tidak ada tegangan tidak bisa bekerja.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar