Kamis, 31 Juli 2025

Cara Menentukan Basis,Colektor Dan Emitor (Bag 2 )

 Kemudian kalau yang bentuknya kotak model TIP berikut ini maka Basisnya ada di sebelah kiri,Colektor tengah dan Emitor sebelah kanan.Jadi kebalikan dgn transistor yang kecil-kecil tadi.lni sudah standar internasional.Tapi bila anda akan memasang lebih baik anda ukur dulu untuk memastikan. Contoh Transistor model TIP :

Basis ada di kaki paling Kiri

Colektor Tengah & Emitor Kanan



Transistor NPN



Transistor PNP

Selanjutnya ada Transistor yang bentuknya seperti jengkol maka orang-orang sering menyebutnya dengan nama Transistor Jengkol.
Seperti contoh dibawah ini :


Posisi Basis , Colektor , Emitor yang mana ???
Berikut penjelasannya :
Kalau Colektor sudah jelas Body nya Transistor

Lalu Basis dan Emitor yang mana???

Lebih baik anda lakukan pengukuran saja,cara ngukur sama dgn ngukur transistor biasa pada umumnya.Colektor sudah jelas maka lebih mudah ngukurnya.

Bila anda belum mengetahui jenis transistor NPN atau PNP,maka gunakan salah satu colok multi (negatip atau positip),sebagai tumpuan untuk ngukur.

Misalnya colok negatip anda hubungkan salah satu kaki,kemudian colok positip di pindah-pindah,jarum gerak atau tidak.

Kalau tidak gerak kemudian colok positip sebagai tumpuan,lalu colok negatip dipindahpindah.Bilajarum bergerak berarti basisnya sudah ketemu,yaitu yang jadi tunpuan tadi dan kaki satunya berarti emitor.

Basis colok multitester positip berarti transistor jenis PNP.

Bila Basis colok multitester negatip berarti jenis NPN.

Hal ini sudah sering saya jelaskan pada pengukuran transistor.

Sebenarnya kode yang tercantum pada body transistor sudah menentukan jenis NPN atau

PNP.Baik itu transistor kecil atau TIP maupun jengkol.

Kalau transistor jengkol kodenya 2N adalah jenis NPN.

Kalau transistor jengkol kodenya MJ adalah jenis PNP.

Transistor jengkol yang sering di gunakan pada power ampli adalah seri 2N3055 dan VJ2955.Biasanya pada power ampli 150 watt atau 300 watt.

Untuk menentukan Basis dan Emitor  pada Transistor Jengkol secara fisik sebenarnya sudah kelihatan , walaupun tidak diukur  sudah bisa ditentukan . Beikut rangkaian yang sudah terpasang di Amplifier  :



Untuk lebih paham lebih baik anda beli Transistor Jengkol dengan tipe 2N3055 dan MJ2955 agar bisa langsung membuktikan dengan mengukur maupun melihat secara fisik. ....!!!








Cara Menentukan Basis,Colektor dan Emitor ( Bag 1 )

 Transistor ada berbagai macam bentuk.Posisi pin out antara basis,colektor dan emitor juga tidak sama.Tetapi sudah ada ketentuan dari pabrik standard internasional.Jadi dari pabriknya tidak menentukan sendiri-sendiri posisi basis,colektor dan emitor.Oleh karena itu bila anda membeli sebuah transistor dgn nomer seri yang sama tapi beda pabrik pembuatnya namun posisi pin out tetap sama.

Cara menentukan pin out pada transistor,sama dgn mengukur transistor.

Kalau Transistor yang bentuknya kecil-kecil seperti ini,Basisnya ada di kaki sebelah kanan,Colektor di tengah dan Emitor di sebelah kiri.lni sudah standard internasional. Tetapi adajuga Basis di tengah,maka Colektor dan Emitor ada di kanan atau kiri. Dan jangan lupa perhatikan kodenya yang tercantum di body transistor,karena sangat membantu dalam menentukan kaki transistor dan jenisnya.

Sebagai contoh adalah Cl 815,berarti jenis transistor NPN.


Cara menentukan dgn di ukur,kalau jenis NPN kaki Basis posisi colok multitester yang negatip,maka kalau diukur jarum bergerak,colektor di tengah dan emitor di sebelah kiri.


Kalau jenis PNP kaki Basis posisi colok multitester yang positip,maka kalau diukur jarum bergerak,colektor tengah dan emitor sebelah kiri. Lihat contoh :                                  


Transistor NPN

 Transistor PNP


 

   

Rabu, 30 Juli 2025

Macam-Macam Komponen Elektronika Transistor

 

Transistor berfungsi sebagai penguat,diantaranya penguat tegangan,penguat arus,penguat sinyal,penguat frekuensi atau sebagai saklar otomatis.Transistor berdasarkan polarias ada dua jenis yaitu Transistor NPN dan PNP.


Transistor PNP kodenya A atau B.

Transistor NPN kodenya C atau D.

Untuk kode diatas yaitu A,B,C atau D bisa jadi patokan untuk mengetahui jenis PNP atau NPN.

Tetapi untuk kode yang lain misaınya : 41,TIP dan lainnya.Untuk mengetahui jenis PNP atau NPN,maka transistor tsb harus anda ukur.

Dengan cara mengukur,anda bisa menentukan jenis PNP atau NPN.

Kaki Transistor ada 3 yaitu Basis,Colektor dan Emitor.Letaknya tidak pasti,misalnya Basis ada yang di tepi kanan, ada yang di tengah dan ada yang di tepi kiri.Oleh karena itü lebih baik anda ukur saja.

Contoh Berbagai Macam Transistor :




Fungsi Pin Out Transistor :


Basis  Berfungsi sebagai input   

        

 Emitor  Bisa difungsikan untuk output  Bisa juga di fungsikan untuk ground Jadi tergantung digunakan untuk rangkaian apa dulu

 

Colektor Untuk supply tegangan,suatu rangkaian dapat bekerja karena ada tegangan.Transistor adalah komponen aktif,jika Colektor ada tegangan maka transistor dapat bekerja,kalau tidak ada tegangan tidak bisa bekerja.





DASAR - DASAR ELEKTRONIKA

 

Dasar-dasar elektronika ini saya buat khusus untuk orang yang benar-benar mulai belajar dari nol.Jadi harap maklum bagi anda yang sudah memahami tentang dasarnya.Mungkin bagi anda yang sudah tau dasar-dasarnya,maka tutorial dasar-dasar Elektronika ini tidak perlu anda pelajari.

Karena tutorial ini memang dibuat khusus bagi kalangan umum yang baru mulai belajar elektronika dari nol.Saya buat mulai dari pengenalan komponen,fungsi komponen serta cara mengukur komponen.

Selamat belajar........


Komponen elektronika yang sering digunakan dalam rangkaian elektronika sebenarnya hanya ada 5 macam saja yaitu Transistor,Resistor,Kondensator,Dioda dan Transformator. Dari kelima macam komponen tsb masing-masing ada jenis dan modelnya.Lalu mana yang disebut komponen aktif  dan komponen pasif.

Lanjutkan membacamu,sekarang saya mulai dari pengenalan komponen.

Komponen dibedakan menjadi dua yaitu komponen aktiv dan pasif.

Komponen aktif adalah komponen yang bekerja sebagai penggerak (nyawa) dari suatu rangkaian.Yang termasuk komponen aktiv adalah Transistor,IC (Integrated Circuit) dan dioda.

Komponen pasif adalah komponen yang bekerja hanya sebagai penghubung (kopel) atau hanya membantu saja.Komponen yang termasuk pasifyaitu Resistor dan Kondensator.


Berbagai Contoh Komponen Elektronika